Di sebuah desa terpencil, Rumi Kodama sang janda memesona menjalani kesehariannya. Tanpa dia sadari bahwa takdir akan mempertemukannya dengan seorang pemuda yang polos. Suatu ketika, sang pemuda mencari bantuan dan bertemu Rumi.
Mata Rumi menyiratkan makna, seolah membaca hasrat terpendam sang anak muda. Rumi melihat kehampaan dalam jiwa pemuda itu.
Kemudian Rumi mengawali petualangan sang pemuda, membimbingnya dengan sentuhan lembut. Tiap gerak Rumi merupakan pelajaran baru.
Aura semakin panas saat Rumi memperlihatkan pesonanya. Sang pemuda terlena oleh keelokan Rumi.
Sentuhan Rumi semakin dalam, mengajari sang pemuda rasa baru. Dia belajar bahasa tubuh Rumi.
Kini, ia mengerti bahwa ikatan lebih dari sekadar jasmani. Ini tentang hati dan rasa.
Rumi selalu membimbing sang anak muda ke arah kenikmatan puncak. Setiap momen adalah suatu penemuan.
Kesenangan pun memuncak, ketika Rumi menuntaskan pendidikan sang pemuda. Tak akan pernah melupakan malam ini.
Rumi tersenyum, puas akan jerih payahnya. Seorang pria sudah lahir kembali.
Rumi adalah pengajar, pembimbing, dan yang terpenting, pencinta. Nama Rumi Kodama akan selalu abadi dalam benaknya.
Kisah keduanya usai penuh kebahagiaan, tapi jejaknya akan tetap ada. Wanita ini telah mengubah hidupnya.
Dan sekarang, lelaki muda itu menjadi seorang pria sejati, karena sentuhan Rumi Kodama. Dengan subtitle Indonesia, cerita ini semakin hidup. 
No comments